kukuhhar Apa Dalil FPI – 2008/06/04 20:24 Assalamu^alaikum wr wb
Habibullah,
Selamat berjumpa (via e-mail) Habib, Walaupun kami jarang
berhubungan via e-mail (agar tidak menyita kesibukan Habib yang
sangat padat), kami tetap mencermati dakwah-dakwah Habib dari
website, majalah al kisah, harian republika dan lain-lain. Insya
Allah walau jauh secara fisik tetapi tetap dekat di hati.
Kami selalu berpendapat bahwa Islam itu adalah Damai dan Sejuk
serta Penuh Kasih Sayang, sesuai dengan thausiyah Habib dan Habib
Umar yang selalu menggambarkan kesabaran, kelemahlembutan,
keagungan dan lain-lain dari Rasulullah SAW yang tidak pernah
menyakiti siapapun (dari golongan agama apapun).
Tentang tindakan kekerasan yang dilakukan oleh FPI, kami sangat
menyayangkan sekali terjadi sehingga muncul masalah-masalah baru
sebagaimana Habib kemukakan pada Tanggapan Habib di website ini.
Masya Allah jika menyebabkan makin ruwet akibat tindakan FPI
tersebut.
Sebenarnya apakah ada Dalil di Al Qur^an, Hadits atau Ijtihad
Ulama, yang menjadikan dasar bagi FPI untuk melakukan tindakan
tersebut. Mungkin saja FPI mencontoh dari tindakan Khulafaur
Rasyidin yang memerangi nabi palsu atau mereka yang menolak
membayar zakat. Menurut Habib, apakah yang menjadi Dalil dari FPI
untuk melakukan tindakan tersebut.
Sangat disayangkan sesama Muslim saling bertempur.
Sekian dahulu Habib, terima kasih sebelumnya.
Wassalamu^alaikum wr wb
Kukuh Hargianto
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
munzir Re:Apa Dalil FPI – 2008/06/04 21:47 alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,
Kedermawanan Nya swt semoga selalu menaungi hari hari anda dengan
kesejahteraan
saudaraku yg kumuliakan,
mengenai perbuatan khulafa urrasyidin itu adalah tindakan
khalifah, maka tak ada yg menyalahkan mereka, dan tindakan mereka
sesuai dengan syariah dan bukan main hakim sendiri, tentunya ada
dalil dari Alqur;an dan ALhadits namun perbedaan penafsiran,
namun kita dan para salafusshalih tak mau menafsirkan begitu saja,
setiap ayat dan hadits itu tak bisa dipotong dan diambil dhohirnya
sebelum dilihat dulu syarah haditsnya masing masing oleh para Imam
dan Muhadditsin,
kita lihat bagaimana para Imam Imam, para sahabat, tabiin dll tak
ada yg memberontak pemerintahnya walau pemerintahnya dhalim dimasa
mereka, sebagaimana riwayat dibawah ini :
sabda Rasulullah saw :”Barangsiapa yg melihat pada penguasanya
suatu cela maka hendaknya ia bersabar akan penguasa itu, sungguh
mereka yg memisahkan dirinya sejengkal dari khalayak lalu ia wafat
maka ia mati dalam kematian Jahiliyyah” (Shahih Bukhari)
Sabda Rasulullah saw : “Barangsiapa yg mengangkat senjata pada
kita maka bukan dari golongan kita” (Shahih Bukhari).
sabda Rasulullah saw :”Akan kalian lihat sesuatu yg kalian benci
dan permasalahan yg kalian ingkari setelah aku wafat nanti” maka
para sahabat berkata : apa yg kau perintah pada kami jika itu
telah terjadi wahai Rasulullah..?, Rasul saw menjawab : “Tunaikan
hak mereka, dan tuntutlah hak kalian pada Allah” (Shahih Bukhari)
hadits ini telah jelas melarang kita menuntut hak kita dengan
kekerasan pada penguasa.
kami mengadukan kejahatan penguasa yg bernama Hajjaj kepada Anas
bin Malik ra, maka berkata Anas bin Malik ra pada kami :
Bersabarlah (jangan berontak), karena tiadalah zaman kecuali yg
zaman berikutnya akan lebih buruk lagi, sampai kalian berjumpa
dengan Tuhan Kalian, dan aku mengetahui ini dari Nabi kalian saw”
(Shahih Bukhari). riwayat ini menjelaskan bahwa Anas bin Malik ra
menenangkan mereka agar reda dan bersyukur, karena zaman setelah
mereka akan lebih buruk lagi, maka hendaknya mereka bersabar dan
bertakwa.
Lewat seorang muslim di masjid dengan membawa senjata, maka Rasul
saw berkata : “Peganglah dari mata pedangmu (memegangnya terbalik
tanda kedamaian), agar tidak mengganggu orang lain” (Shahih
Bukhari)
sabda Rasulullah saw : Mencaci orang muslim adalah fasiq, dan
memeranginya adalah kufur” (shahih Bukhari)
. sabda Rasulullah saw : “Janganlah kalian kembali pada kekufuran
setelah wafatku dengan saling memerangi satu sama lain” (Shahih
Bukhari).
dan banyak lagi..
saya kira masalahnya adalah perbedaan penafsiran dalam hal ini.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,
Wallahu a^lam
Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah
Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
kadirabd Re:Apa Dalil FPI – 2008/06/08 17:10 kukuhhar tulis:
Sebenarnya apakah ada Dalil di Al Qur^an, Hadits atau Ijtihad
Ulama, yang menjadikan dasar bagi FPI untuk melakukan tindakan
tersebut. Mungkin saja FPI mencontoh dari tindakan Khulafaur
Rasyidin yang memerangi nabi palsu atau mereka yang menolak
membayar zakat. Menurut Habib, apakah yang menjadi Dalil dari FPI
untuk melakukan tindakan tersebut.
Sangat disayangkan sesama Muslim saling bertempur.
Sekian dahulu Habib, terima kasih sebelumnya.
Assalammualaikum wr. wb.
Habib, sebelumnya maaf kalau pertanyaan ana masih sama dengan
diatas dr akhi Kukuh.
Karena yang ana dapatkan ceritanya, Nabi SAW orang yang menjunjung
nilai akhlak yg paling baik di dunia, tapi beliau pun Secara Tegas
menentang Nabi Palsu Musailamah Alkazzab yang diteruskan oleh
Sayyidina Abu Bakar setelah Nabi Wafat. Begitu juga dengan
golongan Islam yg tidak mau membayar zakat. Disini Secara tegas
dan fisik ditentang (diperangi) oleh pemimpin Islam di Jaman tsb.
Bisa aja kan kalau Nabi SAW minta kepada Allah supaya masalah Nabi
palsu dan orang Fasiq tsb diberikan hidayah? Tapi kenapa di
Perangi?? Bukankah otomatis dari Dalil yg Antum berikan diatas,
para Sahabat Nabi menjadi Kuffur karena Mengangkat Senjata kepada
sodara Muslim-nya?
Ana setuju dengan dalil yg antum berikan mengenai kedamaian dan
ketenangan didalam hati kaum Muslimin. Tapi disini ana menjadi
bingung, karena ada beberapa habib yg mendukung FPI, bahkan ada
habib juga yg mengatakan FPI sebagai PKI.
Ana jadi ingat soal A^a Gym, beliau sebegitu halus-nya dalam
berdakwah dan konsentrasi dengan kebaikan “hati”, tapi beliau
menghilang ditelan bumi setalah melakukan “sesuatu” yg Halal.
Apakah nanti-nya perjuangan Antum juga akan berakhir seperti ini
jika tidak tegas dalam menghadapi problem ummat yg terjadi??
Ana melihat di Jaman Nabi SAW, ada Sayyidina Abu Bakar (dengan
Harta-nya). Sayyidina Umar bin Khatab (dengan Ketegasan-nya),
Sayyidina Usman bin Affan (dengan Kerapihan-nya) dan Sayyidina Ali
bin Abi Thalib (dengan Cendikiwan-nya) secara bersama berjuang dan
tidak saling mengatakan “dia yang benar” agar Islam menjadi besar
seperti sekarang.
Ana lebih suka kalau disaat bersamaan ada Muslim yg berjuang
dengan Ahlak dan Ibadah-nya, dan Ada Muslim yang Berjuang dengan
Ketegasannya. Dimanapun Seorang Islam berada, mereka kaum Yahudi
dan Nasrani tidak akan pernah Diam sampai mereka mendapati kamu
ikut dengan mereka.
Bisa kah Kita bersatu seperti Nabi dengan Sahabat nya yang
memiliki Kontribusi-nya masing-masing kepada Dakwah Islam? Dengan
Hartanya, dengan Ketegasannya dan dengan Ilmu-nya. Kenapa para
Habib saling mengeluarkan dalil merasa diri nya paling benar?
Islam akan tetap sebagai Objek! apapun yg kita lakukan, mereka
(yahudi dan nasrani) tidak akan tinggal diam..
Yuk kita sama-sama Merapatkan barisan dan tidak mengeluarkan
tafsir-tafsir sendiri. Ada yang bagian Ahlak, bagian Doa, dan ada
yang Bagian angkat Senjata. Toh Islam tetap Salah sampai Akhir
Kiamat nanti! Islam adalah objek.
Maaf Sekali lagi yah bib kalau tulisan ana ada yg kurnag berkenan.
Wassalammualaikum Wr Wb.
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
munzir Re:Apa Dalil FPI – 2008/06/10 14:00 alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,
Kebahagiaan dan kesejukan hati semoga selalu menaungi hari hari
anda
saudaraku yg kumuliakan,
terimakasih atas himbauan anda, namun perlu anda ketahui sejarah
bahwa perbuatan para khalifah khulafa;urrasyidin itu mereka
pemimpin, bukan main hakim sendiri.
jika yg anda maksud bersatu adalah membenarkan pendapat main hakim
sendiri, maka hal ini tentunya perlu diluruskan.
mengenai pendapat ulama atau kyai atau habaib yg berbeda
penafsiran dengan membenarkan perbuatan main hakim sendiri maka
mereka siap bertanggungjawab atas fatwa dan pendapatnya itu, maka
silahkan saja, kita tak bermusuhan,
ummat yg senang dengan kekerasan maka mereka menemukan gurunya,
dan ummat yg suka kelembutan mereka temukan gurunya pula, maka
ummat ini tak kemana mana, masih dalam naungan para kyai dan
habaib.
saran saya, dalam menanggapi masalah masalah selalulah dengan
keluasan dan ketenangan, hingga segala masalah menjadi terang dan
mudah.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,
Wallahu a^lam
Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah
Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=14968