Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh
Semoga Cahaya terang benderang Nya selalu menerangi anda dengan keridhoan dan kasih sayang Nya.
iya, mengenai hikayah wafatnya Sayyidina Husein ra, itu memang sangat menyedihkan, namun banyak yg dilebih lebihkan dan ditambahi bahkan diselewengkan oleh kaum syiah, mereka berusaha untuk merusak kemuliaan sahabat Rasul saw yang itu merupakan penghinaan pula pd Rasul saw.
Namun tidak semua buku lho, ada juga buku buku yg memang benar dan tak menyimpang dalam meriwayatkannya,
Imam Husein ringkasnya memang berperang melawan Yazid bin Mu'awiyah, dan terbunuh dalam peperangan itu, dan kepala cucu Rasul saw ini dibawa dan diacung2kan diujung tombak,
masih banyak para sahabat yg juga dibantai lebih dari pembantaian Imam Husein, dan khulasah ksimpulan dari kejadian ini adalah sbgbr :
1. Imam Husein termuliakan dg kejadian itu sebagai Imam Pemuda Ahli Surga.
2. kejadian itu menjadikan kebanggaan bagi Rasul saw, bahwa cucunya harus melewati ujian seperti itu dan tabah, bahkan lulus sebagai Syuhada yg Luhur.
3. Kejadian ini seyogyanya bukan dijadikan kebencian atau diratapi hingga memukuli tubuh dlsb sebagaimana dilakukan kaum syiah, justru kejadian ini merupakan kebanggan ummat, terutama keturunan Rasul saw. siapa pula yg tak membanggakan seorang Imam Pemuda Ahli surga?, lalu apanya yg harus diratapi?,
4. bila ditawarkan pada Imam Husein untuk wafat diatas singgasana Kerajaan dalam istana kemewahan yg akan membawa hisab dan perhitungan dihari kiamat, atau wafat ditebas pedang sebagai Imam Pemuda Ahli sorga, niscaya beliau akan memilih wafat sebagai syuhada.
karena itu merupakan kebanggan atas beliau di akhirat kelak.
maka apapula yg harus diratapi?, bukankah Sayidina Hamzah bin Abdulmuttalib ra pun dibantai bahkan dicungkil kedua matanya, digunting kedua telinganya dan kedua bibirnya, dan dikeluarkan jantungnya?, bahkan telah diracun pula Sayyidina Abubakar Asshiddiq ra, lalu Sayyidina Umar dan Sayyidina Utsman ditikam dengan belasan pedang.., lalu Sayyidina Ali kw dihantam pedang dikepalanya.., dan menyusul pula ribuan para sahabat lainnya..
mereka semua berbangga diri dengan apa yg mereka dapatkan kelak dihari kiamat..
ah.. kita tak mampu seperti mereka.. namun kita mencintai mereka semua, dan semoga kita dikumpulkan bersama mereka kelak, karena setiap orang akan bersama idolanya kelak dihari kiamat..
Wahai Allah kumpulkan kami kelak di hari kiamat dengan Idola kami, Sayyidina Muhammad saw..
Allah menurunkan kesejukan pada sanubari anda, amiin
wassalam