mtajulaulia Bal^am bin Ba^ura – 2008/08/20 18:48 Assalamu^alaikum Wr. Wb
Curahan Rahmat & Kelembutan Allah SWT semoga selalu tercurah
untuk guruku yg mulia al Mukarrom al Alim al Habib Munzir al
Musawa dan keluarga.
Maaf habib pertanyaan ini saya gabung agar bisa berbagi quota
pertanyaan dgn saudara yg lain.
1.Saya datang pada rakaat kedua shalat Subuh sedangkan imamnya
sudah biasa tidak menggunakan qunut. Jika imam sudah selesai
shalat dan saya meneruskan rakaat kedua, apakah saya tetap qunut
atau mengikuti niatnya si imam ?
2.Kalau kedua orang tua sudah meninggal dan dimakamkan dalam satu
wilayah tapi agak berjauhan, mana yg harus lebih dahulu saya
ziarahi makamnya ? Apakah ibu saya dahulu ? Apakah ada anjuran
untuk adzan dan iqomah terlebih dahulu sebelum kita baca tahlil
di depan kubur yg kita ziarahi ?
3.Shalat yg bisa diringkas shalat apa saja, Apakah qobliah dan
ba^diah bisa ? Apkah shalat taubah,sukrul wudhu dan dhuha bisa
diringkas jadi satu juga ?
4.Apakah boleh bila saya dari rumah sudah wudhu dan ditempat
kerja batal saya wudhu lagi tapi dengan mengusap sepatu saya ?
5.Kisah Iblis Terpaksa bertamu kepada Rasulullah SAW dari Muadz
bin Jabal dari Ibn Abbas, apakah betul ada dan dikitab apa ya bib
?
6.Apakah betul ada kisah Bal^am bin Ba^ura semasa Nabi Musa as ?
7.Bagaimana pendapat habib tentang kitab Fathul Muin dan
Nashoihul ^Ibad ?
Sekali lagi maaf bila habib kurang berkenan. Semoga habib selalu
sehat walafiat sehingga tetap dapat memberikan penerangan kpd
kami semua. Mohon bantu doakan saya agar lebih istiqomah dan
dapat meraih Lailatul Qodar.
Wassalamu^alaikum Wr.Wb
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
munzir Re:Bal^am bin Ba^ura – 2008/08/22 05:24 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari
hari anda dg kesejahteraan,
Saudaraku yg kumuliakan,
1. boleh anda berqunut walau imam tidak qunut.
2. tak ada aturan urutan dalam berziarah, maka anda boleh memilih
yg mana untuk didahulukan, dan tidak diajarkan untuk adzan dan
iqamah saat ziarah, dan hal itu ada atsar sahabat Rasul saw
melakukannya saat penguburan,
namun jika akan dilakukan untuk menambah khusyu dan takut kita
pada kematian dan hisab maka hal itu tak ada larangannya
3. Qabliyah dan ba^diyah tak bisa digabung niatnya, namun dhuha,
wudhu, taubat bisa dipadukan
4. Massul khuffain (mengusap sepatu) mempunyai syarat, yaitu saat
dipakai dalam keadaan berwudhu, lalu khuf itu masa waktunya 24 jam
saja, jika dipakai waktu dhuhur maka ia boleh hanya mengusap khuff
nya saja saat membasuh kaki dalam wudhu tanpa harus membukanya,
dan berlanjut hingga dhuhur hari esoknya, ia membukanya dan
berwudhu, lalu memakainya lagi sampai esoknya, khuff adalah
sepatu, namun sepatu yg menutup hingga mata kaki, (seperti sepatu
bot), dan ia kedap air, terbuat dari kulit yg sudah dikasut (kulit
yg sudah dibersihkan), atau boleh juga dari plastik, yg jelas
terbuat dari bahan yg suci, tidak memiliki lobang lobang yg bisa
membuat masuknya air (seperti lobang2 tali sepatu).
5. jika anda perjelas kejadiannya maka Insya Allah saya jawab
6. Ba^am bin Baa^uura kisahnya masyhur dan teriwayatkan di Tafsir
Qurtubi, Tabari, Ibn Katsir, bahkan Fathul Baari Ibn Hajar, ia
adalah seorang pemuda yg dikabulkan doanya oleh Allah swt, dan
dijelaskan bahwa para periwayatnya kuat
7. kitab tsb baik untuk rujukan fiqih.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
Wallahu a^lam
Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah
Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=17587