KODAR GARA GARA MR - 2008/02/24 17:59 Dalam menyambut dan sebagai tanda
syukur al faqir atas hari kelahiran Guru Mulia Al Habib Munzir Al
Musawa, MAKA...
Sekilas disini al faqir kan menceritakan betapa keberkahan
Habibana Munzir dan kekeutan majelis dzikir serat majelis shalawat
telah memberi perubahan yang berarti bagi al faqir.
Semoga niat al faqir dalam menceritakan ini lurus sehingga tak ada
riya dalam hati.
Semoga cerita ini dapat dimaklumi jika sedikit
" mengotori" situs mulia ini.
Sungguh hal ini al faqir sampaikan atas dasar syukur kehadirat
ALLAH SWT yang menganugerahkan hidayah sehingga dapat bergabung
dengan majelis mulia ini.
Jika Allah berkehendak semoga cerita ini bermanfaat bagi mereka
yang belum menikmati dan termuliakan dalam majelis ini.
Jika muncul pengingkaran atas keberkahan dzikir dan shalawat dari
sebagian saudara muslimin maka mungkin cerita al faqir insya allah
menjadikan "sedikit nasehat" bagi mereka.Sebenarnya al faqir malu
dan kurang pantas untuk menceritakan sedikit ibadah yang jauh
kesempurnaan ini.
"TENTU SAJA SAYA MENYERAHKAN KEBIJAKAN KEPADA AL HABIB, JIKA SAJA
CERITA INI BELUM LAYAK DAN KURANG PANTAS DI TAMPILKAN, MAKA AL
FAQIR MAKLUM ADANYA"
_______________________________________________________
Sebelumnya bergabung dengan majelis mulia ini hari hari saya
selalu dan terus di isi dengan hal yang sia sia belaka.
Idolaku adalah mereka kaum barat dengan musik keras yang penuh
umpatan sumpah serapah sebut saja (maaf) limp bizkit/korn/
linkinpark/metallica/disturbed dan banyak band aliran keras
lainya.Setiap hari tak luput satu dan beberapa kaset dari mereka
saya dengar, dengan berteriak teriak memecah telinga yang tentu
saja mengganggu tetangga.Moto saya waktu itu <tiada hari tanpa
musik rock >, sehingga bangun tidur, akan tidur dan setiap saat
selalu memperdengarkan mereka itu.
Suatu ketika salah satu grup band barat itu manggung di indonesia
sekitar tahun 2004 saya dengan semangat membeli tiket yang seharga
rp 300.000.- (coba jika disedekahkan) yang jika ditotal hingga rp
500.000.- atau rp 600.000.-.Bagi orang lain mungkin jumlah ini
adalah tidak terlalu besar akan tetapi bagi saya merupakan jumlah
yang lumayan dan perlu beberapa bulan unutk mengumpulkannya, namun
demi idola saya waktu itu maka sia sia uang itu.Acara sedianya di
mulai pukul 16.30 sore akan tetapi pukul 08.00 pagi saya sudah
stand by di pintu masuk (maka hilanglah semua shalatku di hari
itu) demi melihat langsung idola yang tidak pernah mengenal
bersujud kepada Allah.
Malam hari yang mulia, yaitu malam jum'at yang seharusnya di isi
dengan majelis taklim dan yasin, tapi saya malah asyik dengan
acara salah satu stasion radio yang memutar lagu rock barat dua
jam penuh.Dan selalu saya dengarkan dengan volume yang kencang
memecah telinga.Sampai ada tetangga koz bilang "Ini kan malam
jum'at!Jangan berisik!Kamu ini orang islam bukan sih!" sambil dia
mematikan radio saya.Dalam hati kelam saya "Emang siapa sih elo?
kyai bukan ! ustad juga bukan ! sok nasehati !!! Lalu dengan
bangga saya nyalakn lagi radio itu dengan suara lebih
keras.demikian malam keberkahan itu terleawtkan begitu saja dengan
hal yang di murkai Allah.
Disetiap sudut kamar di sini dan di kampung dipenuhi dengan poster
wajah idola yang membawa mudharat itu, hampir hampir tak terlihat
dinding kamar karena terlalu penuh dengan poster mereka ( Apa
gunanya idola semacam ini?)Lebih buruknya lagi saya mengarahkan
adik saya satu satunya untuk mengikuti jalan saya, beridolakan
kaum kuffar itu.
Penampilan saya ga kalah british mulai dari hitam baju idola
kuffar itu dan kalung melingkar dileher, dengan gelang sederet di
tangan bahkan pergi keluar rumah jarang memakai baju hanya dengan
bertelanjang dada.ASTAGHFIRULLAH !!
Dahulu belum mengenal yang namanya shalawat yang indah itu, setiap
hari hanya disibukan dengan menghapal bait bait lagu kaum barat
sehingga di saku baju atau celana pasti ada teks lagu yang kasar
kasar itu.
Terlebih lagi masalah adab orang tua..
betapa sering hati mereka teriris dan sakit hati kecewa atas
perkataan kasar dan tingkah laku saya.Bicara dengan keras dan
membentak dan tanpa adab sedikit pun terhadap orang tua, apalagi
kepada ibu air susu beliau di balas dengan air tuba.
Di malam minggunya di habiskan dengan jalan bareng dan bergaul
dengan teman lawan jenis tanpa tutup aurat dengan pakaian anak
muda jaman sekarang, membicarakan aib orang, dan terjerumus dalam
jurang kemaksiatan dosa.
Naudzubillah
Sholat pun sedapatnya saja dengan sholat sistem KILAT KHUSUS
itupun dengan pakaian yang seadanya juga.Misalkan hadir di mushola
itu juga dengan keterbatasan bentuk ibadah, hanya berpakain kaos
olahraga, tanpa peci, dan buru buru kabur setelah salam.
Demikian hari hari terdahulu al faqir yang kelam...
Lalu....
Suatu ketika al faqir sholat isya di mushola, berkata Pak Haji
yang sudah almarhum (semoga allah angkat derajat beliau) Kamu ga
ikut taklim? (taklim b'da isya hari senin) saya berpikir entah
kenapa hari itu saya iseng hadir taklim di mushola dengan
mengajarkan beberapa kitab melayu Karangan Mufti Betawi Al habib
usman bin yahya, yang dibagikan secara sukarela oleh Ustad Ahamad
Effendy.Mulai saat itu saya tertarik untuk selalu hadir..
Beberapa hari kemudian, selepas maghrib saya tanpa sengaja melihat
salah seorang jamaah mushola memakai jaket bertuliskan MAJELIS
RASULULLAH SAW, dalam hati saya majelis apa ini, jaketnya kok
bagus dan saya berkeinginan membeli jaket itu dan harus beli.Untuk
apa? hanya sekedar untuk gaya gayaan!Selang beberapa bulan saya
dapat hadir di majelis rasulullah saw, berkat dapat kenalan dari
teman kampung yang sudah serig hadir di MR.Hati saya mulai merasa
ada sesuatu yang selama ini belum pernah kurasakan.terasa damai
dan tenang ketika dilantunkan shalawat dan mendengar ceramah dari
habibana.Sejak itu saya mulai sering hadir di majelis rasulullah
saw namun begitu kebiasaan lama saya belum terkikis habis masih
sering terperangkap jurang maksiat dan dosa.
Tapi allah Maha Pengampun segala dosa, samapi segala hal yang sia
sia itu sedikit demi sdikit muali terkikis dan saya
tinggalkan.Saya berpindah kos dan mencari lingkungan baru, untuk
mengurangi frekuensi bertemu dengan teman yang dalam ghaflah
itu,tetapi kos saya masih di sekitar Mushola.Kalung serta gelang
itu satu persatu saya lepaskan.Dan puluhan kaset lagu barat itu
seakan berjamur karena jarang bahkan tidak pernah saya putar
lagi.Sekarang lebih asyik dengan mendengar beberapa kaset shalawat
dan maulid serta ceramah dari habibana dan dari majelis shalawat
lain.Bahkan tak lengkap jika akan tidur dan bangun tidur sebelum
mendengar maulid Karangan Al Habib Umar Bin Hafidz.
Setiap hari senin insya allah saya hadir selalu dan insaya Allah
termuliakan dalam cahaya shalawat majelis rasulullah saw.Dengan
terlebih dahulu ba'da isya hadir dalam majelis di mushola, yang
berat untuk di tinggalkan karena bagaimanapun ustad yang mengajar
di mushola adalah guru pertama saya.
Dan terasa segan untuk melewatkan majelis di nushola ini karena
segala sesuatu persiapan sebelum taklim alhamdulillah saya yang
memepersiapkan dari yang baca shalawat ( ROCKER ITU MENCOBA
MELANTUNKAN BAIT BAIT SHALAWAT ) puji syukur BISA !!, saya juga
membantu mengatur meja taklim, menyiapkan hidangan selepas
taklim.Setelah itu saya baru meluncur ke masjid Al Munawar.Ini
majelis yang saya wajibkan hadir padanya, walau dalam keadaan
apapun, tak jarang saya pulang dengan berjalan kaki dari al
munawar sampai koz (TEBET BARAT DEKAT RUMAH SUSUN)hal ini karena
kecintaan akan majelis ini.
Dan Insya allah takkan kan ada malam jum'at yang tersiakan karena
ba'da maghrib terisi dengan majelis yasin di mushola yang
alhamdulillah kesemuanya saya turut membantu mulai dari membagi
yasin, menyiapkan hidangan sampai membersihkan selepas acara.Semua
itu adalah karunia allah dan kehendakNYA, SUBHANALLAH !! yang
sebelumnya sangat jauh dari hal seperti ini namun justru MENJADI
PECINTA.Alhamdulillah setiap hari terdapat banyak taklim di daerah
saya (TEBET BARAT), yang dapat saya hadiri.
Di hari sabtunya disibukkan dengan jadwal pengajian ada yang ba'da
shubuh, lalu pada waktu dhuha, ba'da ashar di kediaman Al Habib
Ali Assegaf, ba'da maghrib di masjid Rusun tebet barat selepas itu
bergabung dengan para pecinta sayyidina muhammad saw di MR untuk
tabligh akbar dan ziarah.Gampar poster yang dahulu terpajang di
kamar kos di sini dan di kampung, saya copot dan langsung di
bakar.Tergantikan dengan wajah sejuk nan berwibawa para guru dan
habaib.
Dalam saku baju dan celana tak kan ada lagi teks lagu lagu kaum
kuffar itu yang tersisa tinggalah siwak, minyak wangi sulthon, dan
tasbih kecil.Hari haripun saya ushakan terjaga dalam wudhu seperti
yang sering habibana sampaikan.
Saya bersyukur, Allah jadikan saya tinggal di tebet barat ini yang
sarat dengan habaib, kyai dan ustad.Sehingga dapat menggali ilmu
setiap waktu.
DAN...Alhadulillah adik saya juga mulai berbenah mengikuti
kakaknya ini yang sebenarnya masih jauh dari sempurnanya nilai
ibadah.Mulai meninggalkan hal yang sia belaka dan berusaha
membuktikan cinta atas nabi SAW dengan terus berproses memperbaiki
diri.
MAHA BESAR ENGKAU YA ALLAH
YANG TERUS MEMBERI KEMUDAHAN BAGI HAMBANYA UNTUK KELUAR DARI
JURANG DOSA MENUJU PINTU AMPUNAN DAN SAMUDERA KERIDHAAN MU.
________________________________________________________
Cerita diatas bukan maksud al faqir membanggakan diri, karena
belum ada yang pantas dibanggakan.Karena masih jauh dari
sempurnanyA segala bentuk ibadah al faqir.Tapi dari sini mulai
bangkit tuk selalu berproses menggapai ampunan Illahi Rabbi.
DAN HANYA INGIN MENUNJUKKAN demikian kuat dan betapa dahsyat
kekuatan majelis taklim, majelis shalawat dan dzikir.Yang atas
kehendak alllah dapat merubah sedemikian hambanya tuk keluar dari
jurang maksiat dosa dan hal yang sia sia menuju samudera
pengampunan, keridhaan dan keberkahan dari allah swt.
Dan betapa besar nikamt karuni allah swt.
"LALU NIKMAT TUHANMU YANG MANAKAH YANG KAN KAU DUSTAKAN?"
Mungkin ada yang berkata " Hal yang saya alami ini ga ada apa
apanya dan tidak terlalu bernilai !
atau mungkin ada yang berucap"Segitu saja sudah bangga !
"JANGAN MENILAI TENTANG PERUBAHAN YANG MUNGKIN TERLIHAT SEDIKIT
DARI DIRI al faqir ITU, TAPI COBA RENUNGKAN BETAPA KEKUATAN CINTA
AKAN NABI SAW DANKEBERKAHAN SETIAP DZIKIR SERTA SHALAWAT KAN
MENGIKIS SEGALA BENTUK KEMUNGKARAN"
WALLAHU A'LAM
SEMOGA BERNILAI MANFAAT
MOHON KAREKSINYA
FS :kodar_ikspi@yahoo.co.id [ADD PLEASE ]
| | ==========
munzir Re:GARA GARA MR - 2008/02/27 03:07 Hayyakumullah.. semoga Allah
menyambut anda dengan segala anugerah Nya swt..
semoga Allah swt memuliakan anda dengan rahmat dan kebahagiaan,
amiin
terimakasih ceritanya saudaraku, saya sangat terharu, luar biasa
Allah mencintai anda untuk mengundang anda pada kedekatan
kehadirat Nya swt,
Alhamdulillah
Forum silahturahmi jama'ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah
Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
| | ==========
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=12023
forum.majelisrasulullah.org GARA GARA MR arsip 2008
Subscribe
0 Comments
Oldest