ajid menginatkan – 2009/11/10 15:42 Assalamu`alaikum,Wr.Wb.
Ya Habib,semoga Allah SWT selalu menaungi hari-hari antum dengan
kebaikan dan keberkahan,amin.
Ya Habib ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan :
– bila adzan tiba saya selalu coba mengajak teman tuk sholat
berjamaah namun slalu d jawab duluan aja,pernah saya akali untuk
menunggu dia akan sholat baru saya ikut bareng,tp jadi males jg
karena sholatnya d akhir waktu. jika shubuh tiba saya coba
membangunkan teman2 tp selalu d jawab hemm tp tidak bangun setelah
sholat saya coba bangunkan lagi tapi tetep sama. Ya Habib bukannya
saya tidak mau mengingatkan tapi kalau selalu bgitu kita juga jadi
ogah. saya sudah sebisa mungkin,berdosa kah saya kalo kemudian
saya tinggal sholat sendiri?
– yg kedua tentang zakat mal ya habib, bagaimana hukum tanah,atau
hartya2 yg tersimpan misal kayu2 untuk membangun rumah dll.
sekian dari saya Habib,maaf bila mengganggu.
syukron.
Wassalamu`alaikum,Wr.Wb.
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
munzir Re:menginatkan – 2009/11/12 11:32 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari
hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan,
selama anda sudah mengingatkan maka anda terlepas dari
tanggungjawab. namun sebaiknya kenalkan mereka kemuliaan shalat,
dan meruginya orang yg tidak shalat, sampaikan pada mereka dg
lembut bahwa iman itu naik dan turun, dan jika sedang saat menurun
demikian, ingatlah mati..,
ketika tangan tangan para kekasih mengusung kita dan menurunkan
tubuh kita kedalam lahad dengan airmata kesedihan, tahukah keadaan
kita?, seluruh tali pengikat kafan dibuka, lalu wajah dibuka dari
kafan..
tubuh ditaruh dalam posisi miring menghadap ke kanan yaitu kiblat,
lalu punggung kita diganjal batu bata agar tubuh tidak terlentang
lagi, yaitu tetap miring menghadap kiblat, dan wajah kita
ditempelkan ke dinding kubur, agar terus wajah kita mencium tanah
dinding kubur yg lembab itu….
lalu kayu kayu papan ditaruhkan diatas tubuh kita bersandarkan
dinding kubur, menutup seluruh tubuh kita agar tanah tidak
langsung menimpa tubuh, lalu tanah mulai ditumpahkan diatas tubuh
kita..
setelah itu kita sendiri disana…, dalam kesempitan dan
kegelapan.., panas.. gelap..
sendiri.. bukan sebulan atau dua bulan, tapi bisa ratusan tahun
atau ribuan tahun sendiri..
tak bisa curhat…, tak bisa berhubungan dg siapapun.., tak bisa
bergerak kemana mana…, tak ada pemandangan, tak ada warna, yg
ada hanya kegelapan dan kegelapan.., menunggu dan menunggu..
ribuan tahun.. sendiri..
yg ditunggu adalah sidang akbar pertanggungan jawab.. harap harap
cemas diselingi putus asa dan penyesalan.. itulah yg terus
menghantui kita kelak..
ketika mengingat ini maka leburlah segala kekerasan hati, iapun
mencair, dan jiwa terpanggil untuk sujud sambil menangis, mengadu
pada Allah jika ingat akan hal itu karena hanya Dialah yg melihat
keadaan kita saat itu..
hanya Dialah yg ada saat itu.. untuk inilah kita shalat.. agar Dia
swt tak melupakan kita saat itu dan mengasihani kita yg telah
terbujur kaku didalam tanah lembab ribuan tahun..
betapa malunya seorang hamba jika ia dibangunkan untuk diberi uang
maka ia bangun dg segar bugar walau sedang lelap, namun jika
dipanggil oleh Allah swt ia malas dan menolak, bagaimana
keadaannya saat ia sudah sendiri didalam kuburnya..?
saudaraku, mengenai hal tersebut tidak terkena zakat, zakat harta
adalah hanya simpanan uang, emas, atau perak, selain itu tidak
terkena zakat, walau zamrud, berlian, atau mobil, rumah, atau
lainnya.
kecuali jika dipakai untuk modal usaha atau alat usaha, maka semua
modal dan peralatan usaha terkena zakat, yaitu ditotalkan seluruh
aset beserta modal dan keuntungannya, dan dikeluarkan zakatnya
dari total itu semua setiap tahunnya 2,5%.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
semoga sukses dg segala cita cita,
Wallahu a^lam
Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah
Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=24549