rus masjid di kantor – 2008/07/28 18:21 Assalamu^alaikum Habib
Munzir… semoga kebahagiaan dan kedamaian selalu tercurah untuk
habib sekeluarga…
ada pertanyaan yang menggelayut dibenak saya, yaitu:
dikantor saya dibuat sebuah masjid dengan memanfaatkan ruangan
kantor yang kosong. status kantor saya adalah hak guna dari lahan
milik pemerintah (yang nota bene suatu saat nanti akan dapat
diminta lagi oleh yang punya hak). apa masjid tersebut dapat
disebut dengan masjid yang dapat digunakan untuk ritual sholat
jum^at?
atau hanya dapat disebut mushola saja? selama ini masjid tersebut
dipakai untuk penyelenggaraan sholat jum^at, bagaimana apa boleh
Bib?
terus kalau hal tersebut tidak boleh disebut masjid maka bagaimana
saya harus menjelaskan ke para pengurus masjidnya?
sementara itu dulu pertannyaan yang saya ajukan kepada habib
Munzir.
mohon pencerahannya.
wassalamu^alaikum.
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
adminIII Re:masjid di kantor – 2008/07/31 01:05 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh
Saudaraku yang kumuliakan, berikut jawaban Habibana yang sudah ada
di forum:
Ruangan kantor dijadikan musholla?
alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Kasih sayang dan Inayah Nya swt semoga selalu menyejukkan hari
hari anda
saudaraku yg kumuliakan,
tentunya berbeda antara mushalla dan masjid, mushalla boleh
dirumah kita dan dimana saja asal ruangan suci, namun masjid
adalah tempat yg diwakafkan kepada Allah swt, maka ruangan yg anda
ceritakan tsb tak bisa dikatakan masjid, ia bisa dikatakan
musholla, sebagian besar ulama mengatakan tak sah tahiyyatul
masjid padanya, namun ada yg membolehkannya jika ia sudah
dikhususkan sebagai musholla
dan jika musholla maka hukumnya bebas, sesekali bisa dialih
fungsikan, dipindahkan, dbuka dan ditutup atau lainnya, berbeda
dengan masjid yg mempunyai aturan tersendiri sebagai rumah Allah
swt.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,
Wallahu a^lam
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=8&id=16926&lang=id#16926
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Limpahan Rahmat Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,
Shalat jumat boleh dilakukan diselain masjid, sebagaimana Rasul
saw melakukan shalat jumat sebelum masuk Madinah disaat Hijra
beliau saw, beliau melakukan shalat Jumat yg pertama di suatu
lapangan, lalu barulah setelah itu tempat itu dijadikan masjid,
yaitu Masjid Quba?. Demikian pula dijelaskan dalam Madzhab Syafii
(Syarh Muqaddimah Hadramiyyah, Busyralkariim Bab Shalat Jumat).
Wallahu a^lam
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=8&id=990&lang=id#990
Wassalam,
AdminIII
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=16955