Binidrus mempertegas – 2009/10/30 15:41 pertanyaan 1
apakah ahlul bait masih ada sampai sekarang….??
mengapa ahlul bait mempunyai derajat yang tinggi di sisi allah??
apakah mereka mempunyai tanggung jawab yang besar di banding
dengan manusia yang lainnya??
bukankah kalo semua keturunan derajatnya sama mungkin bisa lebih
indah, jadi tidak ada keturunan yang hina ataupun yang bagus…??
petanyaan 2
mengapa nabi muhammad menikahi siti aisyah yang saat itu masih
kecil…??
apakah karena cinta atau karena hal2 lain??
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
munzir Re:mempertegas – 2009/10/31 11:58 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari
hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan,
1. firman Allah swt ketika Rasul saw difitnah bahwa beliau putus
keturunannya karena tidak punya anak lelaki, maka Allah swt
menjawab : Sungguh mereka yg memusuhimu itu yg putus keturunannya
(QS Al kautsar 3)., ayat ini jelas menjawab ucapan mereka yg
mengatakan keturunan Rasul saw putus, Allah telah menjaminnya
bahwa keturunan beliau saw tidak putus,
dan saya siap menampilkan 100 hadits lebih yg meriwayatkan bahwa
keturunan beliau saw akan berlanjut hingga kebanngkitan Isa bin
Maryam di akhir zaman,
dan ini diakui oleh seluruh madzhab.
2. Allah Memuliakan sesuatu dengan Kehendak Takdir Nya swt, Allah
menjadikan nabi terbanyak adalah dari bani Israil keturunan nabi
Ibrahim as, dan Allah swt juga menjadi tempat tempat tertentu
lebih afdhal dari tempat lainnya, seperti masjidil haram
masjidinnabawiy dan masjidil Aqsha,
Allah swt menjadikan waktu2 tertentu lebih afdhal dari waktu
lainnya, seperti ramadhan, hari jumat, hari arafah, dan banyak
lagi.
dan Allah swt memuliakan keturunan Rasul saw dari lainnya, dan
salah satu sebabnya adalah untuk meneruskan perjuangan Rasul saw
dan berlanjutnya Rahmat Allah swt di bumi, yaitu dengan keturunan
Rasulullah saw, dan dengan para ulama.
setiap muslim hendaknya memuliakan dan mencintai keturunan Rasul
saw sebagaimana firman Allah swt : katakanlah (wahai Muhammad saw)
: Aku tidak minta upah apa apa atas jasa risalahku, kecuali
kecintaan pada keluargaku. (QS Assyuura 23).
berkata para ahli tafsir bahwa mencintai keluarga Rasul saw
menjadi balas jasa kita pada rasul saw.
tanggung jawab mereka besar jika mereka menyadarinya, tidakkah
malu jika orang lain berbakti dan berjuang menegakkan dakwah nabi
saw namun cucunya sendiri berdiam diri?.
sdrku, jangan putus asa, karena banyak hal yg bisa membuat kita
mulia, bukan hanya keturunan, diantara Salman Alfarisi dari
persia, ia mengabdi pada para pendeta bertahun tahun demi
mengetahui dimana nabi Akhir zaman (Muhammad saw) bisa ia jumpai,
lalu ia dijual sebagai budak asal bisa sampai ke madinah karena ia
tak punya uang untuk ikut kafilah yg menuju madinah, maka Rasul
saw membebaskannya.
lalu ketika para sahabat terbagi menjadi muhajirin dan anshar,
maka Salman bingung, ia bukan dari Muhajirin (penduduk asli makkah
yg hijrah ke madinah), bukan pula anshar (penduduk asli madinah),
maka Rasul saw bersabda : Salman dari kami ahlulbait..!.
para Imam mengesahkan bahwa Salman alfarisi diakui Rasul sebagai
ahlulbait (keluarga Rasul saw).. namun keturunannya tidak.
lalu bagaimana dg yg lainnya…?, seluruh muslimin bisa menjadi
keluarga Rasul saw dan dekat dg Rasul saw, sebagaimana sabda
beliau saw : aku merindukan saudara saudaraku, mereka yg hidup
setelah aku wafat, namun mereka sangat ingin jumpa dg ku.
dan dalam hadits lainnya riwayat shahih Bukhari, shahih Muslim dan
lainnya, Rasul saw bersabda : Semua orang akan bersama orang yg
dicintainya.
2. Rasul saw menikahi Aisyah ra karena kecerdasannya, Rasul saw
membutuhkan wanita cerdas untuk mengajari kaum wanita, maka Allah
swt mewahyukan beliau saw untuk menikahi Aisyah ra Putri abubakar
shiddiq ra.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
semoga sukses dg segala cita cita,
Wallahu a^lam
Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah
Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=24442