Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Limpahan Rahmat dan kebahagiaan semoga selalu tercurah pada hari hari anda,
saudaraku yg kumuliakan,
1. bacaan tahiyyat itu yg diajarkan oleh rasul saw, bahkan beliau saw pun bersalam pada kenabian dirinya sendiri, dan memang berbicara dengan makhluk dalam shalat membatalkan shalat kecuali bicara pada Rasul saw, sebagaimana dijelaskan ketika Abu Sa'id bin Ma'la ra sedang shalat lalu ia dipanggil oleh Rasul saw, maka ia meneruskan shalatnya, lalu aku berkata : "aku sedang shalat tadi wahai rasulullah.., maka Rasul saw berkata : "bukankah Allah telah berfirman : "Jawablah panggilan Allah dan Rasul Nya bila memanggil kalian untuk menghidupkan kalian(memuliakan kalian)..?" (Shahih Bukhari hadits no.4204),
maka jelaslah bahwa mendatangi panggilan Nabi saw saat kita shalat adalah tidak membatalkan shalat, bahkan wajib hukumnya dengan Nash hadits ini yg berlandaskan Alqur'an. karena mendatangi panggilan Rasul saw adalah merupakan bentuk ketaatan pada Allah swt, bukan bentuk ketaatan pada pribadi Rasul saw, karena beliau ditaati hanyalah karena beliau utusan Allah, dan kita tak perlu taat pada beliau kalau beliau bukan Utusan Allah, namun karena beliau utusan Allah maka taat pada beliau adalah taat pada Allah swt,
dan bersalam kepada beliau saw adalah mengucapkan salam pada utusan Nya swt yg merupakan bagian dari sah nya shalat
bersalam kepada Nabi saw dalam shalat sudah dicontohkan nabi saw sendiri dan dilakukan oleh para sahabat radhiyallahu 'anhum, dan rasul saw telah bersabda : "Shalatlah kalian sebagaimana kalian lihat aku shalat" (Shahih Bukhari hadoits no,5662).
2. tulisan semacam itu tentunya bertentangan dengan syariah islam, sebenarnya bila mereka merasa hal itu tak pantas setelah wafatnya beliau saw maka sebenarnya kita bertanya : "lalu kenapa boleh saat beliau hidup?, keduanya sama sama berbicara kepada nabi saw dalam shalat, dan dimasa itu sahabat tidak selalu bermakmum pada Nabi saw, mereka ada yg shalat sunnah dirumahnya, ada yg di wilayah jauh dari madinah dll, maka pengingkaran akan hal ini adalah dari dangkalnya pemahaman atas syariah belaka.
saudaraku yg kumuliakan, salam akan saya sampaikan pd habib nabil…,
saudaraku, beliau itu kakak kandung saya lho.., cuma saya kelihatan lebih tua
karena penyakitan barangkali, he..he..he…
demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
wallahu a'lam