ayyubi mohon dalilnya ilmu tajwid – 2008/06/28 22:19 Assalaamu^alaikum
wr.wb.
shalawat dan salam senantiasa kepada Sayyidina Muhammad saw.
Bib,ane punya temen yang buka pengajian buat anak2 TK dan SD.
Alhamdulillah dalam pengajian itu diajarkan dari ilmu tajwid cara
membaca dan hukum2 bacaan Alquran. Namun bib, ada seseorang(SALAFY
/WAHABI) yang ada di lingkungan itu yang menganjurkan agar dalam
mengajarkan bacaan quran didahulukan DASAR-DASAR SHAHIH DALIL^nya.
Dengan ini ane mohon berkenannya habib memberikan kami hujjah bagi
orang salafy gadungan(wahaby) itu,
1. kami mohon dalil shahih-nya ilmu tajwid dan dalil cara membaca
qurqnul karim?
2.bib,ilmu tajwid dan cara membaca quran asal sejarahnya oleh
siapa yang memulainya?dan dari daerah mana?
Demikian kami sampaikan pertanyaan dari teman ane ini,Bib.
Semoga habib diberikan selalu kemudahan dalam dakwah dan
keseharian habib oleh ALLAH swt.amin
Wassalaamu^alaikum wr.wb
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
adminIII Re:mohon dalilnya ilmu tajwid – 2008/06/29 01:32 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh
Saudaraku yang kumuliakan, berikut kutipan jawaban Habibana yang
sudah ada di forum :
Ilmu tajwid adalah metode pembacaan Alqur^an yg indah dan
sempurna, hal ini hukumnya sunnah.
yg wajib adalah ilmu membaca Alqur^an dg benar, dan ini bukan ilmu
tajwid, ini adalah ilmu bahasa arab, karena semua orang yg
berbahasa arab dan mengenal huruf arab akan mampu membaca surat
Alfatihah dan Alqur^an karena mereka mengenal huruf arab, maka
sifatnya umum, namun belum tentu orang arab atau yg berbahasa Arab
mengetahui ilmu tajwid, karen ilmu tajwid adalah ilmu kesempurnaan
membaca alqur^an, dan bukan membaca keseluruhan tulisan arab.
misalnya begini, bila anda membaca huruf “nuun” yg berjumpa dg
Qaaf maka akan melahirkan huruf “ng”. demikian dalam tajwid
membaca Alqur^an., namun bila anda membaca hadits Rasul saw atau
tulisan lainnya dan anda membaca misalnya Man Qaala lalu anda
membaca “mangqala” maka anda akan ditertawakan, karena hal itu tak
dipakai kecuali dalam Alqur^an, dan hukumnya pun sunnah.
bila anda membaca misalnya dalam ayat Alqur^an من قال dengan
membacanya maN Qaala” maka bacaan anda benar, namun sunnahnya
merubahnya menjadi Idgham (ng).
mengenai Tartib (berturut turut) dalam membaca Fatihah bukanlah
dari ilmu tajwid,
Tasydiid Fatihah yg sebanyak 13 tasydid adalah dari ilmu bahasa
Arab, bukan hanya pada ALqur^an, sedangkan tajwid adalah khusus
untuk kesempurnaan membaca Alqur^an,
dan ikhtilaf ulama tentang ilmu tajwid, ada juga pendapat yg tidak
memakai tajwid dalam membaca Alqur^an, ada yg berikhtilaf pula
dalam cara membacanya,
Ummi adalah orang yg buta huruf, boleh menjadi Imam selama
bacaannya benar, dan berbeda antara “tidak boleh” dengan “yg lebih
Afdhal”.
tentunya yg lebih afdhal menjadi imam adalah yg sempurna bacaannya
daripada yg tidak sempurna,
namun saudaraku, dalam Bab Imamah dijelaskan urutan seseorang
menjadi Imam yg pertama adalah Amirulmukminin atau Khalifah, atau
Sultan atau pemimpin, setelah itu barulah Imam yg biasa mengimami
ditempat itu, setelahnya baru para Ulama, setelah itu baru orng
tua, setelah itu barulah mereka yg indah bacaaannya,.
maka seorang Sultan atau khalifah atau pemimpin lebih berhak
menjadi Imam walau bacaannya kurang sempurna, selama tidak merubah
makna, dan Imam tetap ditempat itu lebih berhak dari Ulama
walaupun bacaannya kurang sempurna selama tak merubah makna, dan
Ulama lebih berhak daripada Qari, walaupun suaranya dan
kesempurnaan bacaannya tak seindah Qari, demikian seterusnya.
bila orang yang kurang bagus bacaannya tidak mau belajar dan
mempertahankan bacaannya yang salah selama tak merubah makna dan
keberadaannya diluar bangsa Arab maka tetap sah keimamannya
menurut sebagian ulama, namun tentunya ia berdosa, tapi shalatnya
sah dan bermakmum padanya sah.
untuk mempelajarinya dari buku merupakan dasar dasar membaca
Alqur^an boleh boleh saja, dan untuk lebih afdhalnya adalah
belajar dg guru, namun bukan merupakan kewajiban karena tajwid
hukumnya sunnah muakkadah.
saudaraku, yg fardhu ^ain itu adalah belajar membaca huruf arab
agar dapat membaca Alqur^an, hal itu fardhu ^ain, namun belajar
tajwid demi menyempurnakan bacaan Alqur^an hukumnya sunnah
mustahibbah, karena ilmu tajwid belum ada dizaman Rasul saw
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=8&id=4668&lang=id#4668
Wassalam,
AdminIII
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
munzir Re:mohon dalilnya ilmu tajwid – 2008/06/29 01:47 alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,
Ketenangan dan kesejukan hati semoga selalu menerangi hari hari
anda
saudaraku yg kumuliakan,
dalil Tajwid adalah sabda Rasul saw : “Bukan dari golongan kami
mereka yg tidak memperindah bacaan Alqur^annya” (Shahih Bukhari).
dari hadits ini para Muhaddits menyatakan hukumnya sunnah
muakkadah membaca Alqur^an dengan tajwid, dan jika ia membaca
Alqur^an dengan membenci tajwid maka berdosa
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,
Wallahu a^lam
Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah
Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=15857