Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Limpahan Rahmat Nya swt dan kebahagiaan semoga selalu tercurah pada hari hari saudari,
saudaraiku yg kumuliakan,
ayat itu berbunyi : "wahai Nabi, katakan pada istri istrimu dan wanita wanita mukmin agar menutupkan jilbabnya diwajahnya, (yaitu menggunakan cadar ketika keluar rumah dan ada pendapat bahwa cadar adalah menutup seluruh wajah, dan pendapat lain adalah menutup seluruh wajah kecuali dua mata), itu akan membuat mereka (para wanita yg bercadar itu) diketahui sebagai wanita wanita merdeka (pakaian wanita hamba sahaya adalah masih membuka sebagian auratnya) maka mereka (orang orang munafik) tak akan mengganggu mereka lagi, (sebagaimana kaum munafik mengganggu wanita wanita hamba sahaya yg membuka wajahnya), dan sungguh Allah Maha Mengampuni (yg telah lalu ketika mereka para wanita mukmin masih membuka auratnya) " (Tafsir Aljalalain Juz 1 hal 560).
Hijab secara bahasa : adalah penutup/ penghalang/ pembatas
Secara Syari;ah : penutup aurat berupa kain atau benda apapun yg menghalangi terlihatnya warna kulit (tidak transparan seperti plastik, kaca dlsb)
Aurat bagi pria menurut Madzhab Syafi;I adalah antara Lutut dan pusar, bagi hamba sahaya adalah dua kemaluannya,
dan aurat bagi wanita adalah seluruh tubuhnya dalam madzhab syafi;I, dan bagi wanita yg bekerja maka boleh membuka wajah dan kedua telapak tangannya.
Dan bagi kita untuk sedikit demi sedikit merangkak pada syari;ah, kalau ia wanita yg biasa membuka auratnya, maka baiknya ia memulai dengan menggunakan pakaian panjang, atau celana panjang, lalu mulai mengenakan jilbab ringkas, lalu berjalan waktu dengan kemuliaan yg ada pd Imannya untuk menggunakan jilbab yg lebih menutup seluruh rambut dan lehernya, lalu kemudian ia meningkat kpd hal yg lebih mulia, yaitu meninggalkan pakaian2 ketatnya menuju kepada kesempurnaan puncak, yaitu sempurnanya Syariah atas mereka, yaitu menutup seluruh tubuhnya dan menggunakan pakaian yg longgar
Maka jelaslah sudah bahwa kesimpulannya puncak kehormatan wanita adalah menutupi dirinya hingga tak terlihat oleh kaum lelaki. (wanita yg berjilbab dan berpakaian agak ketat, masih akan terlihat lekukan dan bagian tubuh yg menonjol di bagian dada dan belakangnya). Inilah puncak kesempurnaan wanita.
sebagaimana dalam islam bahwa wanita wanita merdeka adalah dikenali dg memakai jilbab, dan wanita wanita hamba sahaya dikenali dg tak menggunakan jilbab.
demikian saudariku yg kumuliakan,
wallahu a'lam
assalaamu’alaykum..
afwan, sy mmbaca terjemah surah Al-Ahzab ayat 59 tg ustadz tulis. tampaknya ada yg keliru. ustadz mnulis seperti ini : “hendaklah mereka menutupkan jilbab ke wajahnya.”
padahal seharusnya “hendaklah mereka mengulurkan jilbab ke seluruh tubuh mereka.”
jadi, menurut saya. ayat ini tidak dapat dijadikan landasan kewajiban menggunakan cadar ustadz.
bolehkah ustadz mmberikan pnjelasan tntang tafsir ayat ini dengan rinci?
walaikumsalaam @Zulfa Ikrimah
dari arttikel diatas berdasarkan (Tafsir Aljalalain Juz 1 hal 560), jadi penjelasan diatas mengunakan Tafsir Aljalalain
wallahualam bisawab