wanendi seburuk buruknya pencuri… – 2008/07/03 05:07 Assalamualaikum wr
wb..
Yang sangat saya muliakan Tuan Guru
Yang sangat saya cintai dan saya sayangi para pengelola website MR
dan seluruh jamaah Majelis…
Dan Kaum Muslimin dan Muslimat …
semoga Allah…. Tuhan Yang maha Tinggi melimpahkan kesejahteraan
dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kita Baginda syaidina
Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam
buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, ditunaikan segala macam
hajat, tercapai segala keinginan dan khusnul khotimah, dicurahkan
rahmat dengan berkah pribadinya yang mulia. Kesejahteraan dan
keselamatan yang sempurna itu semoga Engkau
ya Allah Robba jibril wa Mikail wa Isrofil fatros samawati wal
adr.. melimpahkannya juga kepada para keluarga dan sahabatnya,
para Aulia kami, para Kadi kami, para habaib kami, pada kedua
orang tuan kami, pada para jamaah pemuja Keagungan MU ya ALLAh
secara lahir dan Batih, Dunia dan akhirat di dalam setiap kedipan
mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan hitungan yang
Engkau miliki ,
Ya . Tuhan penguasa semesta alam Amin
Beribu maaf saya haturkan kepada Tuan Guru…
Saya pernah membaca sebuah hadis yang mengatakan: seburuk
buruknya pencuri adalah orang yang mencuri waktu sabarnya /
tenanya pada waktu sujud dan rukuk…
Dan
: aku ( Baginda SAW) dilarang Allah membaca ayat ayat Al Quran
pada eaktu sujud dan rukukku di waktu menjalankan ibadah sholat…
tetapi doa orang yang bersujut layaklah di kabulkan…
Saya juga pernah membaca sebuah Riwayat dari para sahabat : aku/
kami pernah menghitung bacaan doa rukuk dan sujud nya Baginda kira
kira sejumlah sepuluh kali ..
Dan saya juga pernah membaca bahwa seorang alim pernah menuliskan
sebuah buku yang mengatakan : menurut imam sya fi i syahnya rukun
sujud dan rukuk membaca doa rukuk dan sujut sebanyak 1 kali dan
sunnahlah hukumnya apabila lebih dari satu kali…
Tuan Guru yang dimuliakan Allah ….Amin.
Saya mohon penjelasan dari Tuan Guru, bagaimana cara mengerjakan
dan membaca doa rukuk dan sujut tersebut agar saya tidak tergolong
kedalam pencuri yang paling buruk…
Dan apakah hadis hadis yang tersebut diatas adalah benar dari
golongan hadis yang shahih..
Demikian pertanyaan saya ini saya hadapkan kehadapan Tuan Guru
yang sangat saya cintai, yang sangat saya hormati…
Mohon haturan beribu maaf dari Tuan Guru kepada saya atas
kesalahan kata dan penulisan ini.
Mohon maaf ya Tuan Guru…
Wassalamualaikum Wr Wb
Ttd
Muhammad Efendi
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
munzir Re:seburuk buruknya pencuri… – 2008/07/04 02:36 alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,
Ketenangan dan kesejukan hati semoga selalu menerangi hari hari
anda
saudaraku yg kumuliakan,
1. mengenai hadits yg pertama maka hal itu adalah Tahdzir, bukan
pengharaman, boleh saja seseorang mempercepat rukuk dan sujudnya,
sebagaimana Rasul saw pernah acapkali melakukannya, yaitu beliau
saw shalat sunnah dg sangat cepat seakan akan ia tidak membaca
fatihah dari cepatnya (Shahih Bukhari).
namun yg dimaksud adalah jangan melakukan itu karena malas dan
ingin segera meninggalkan Allah menuju kesibukan dunianya,
mengenai hukum shahih atau tidaknya saya belum menemukan hadits
itu pada riwayat shahih, namun mungkin juga shahih wallahu a^lam
2. hadits kedua terdapat ikhtilaf, karena ada riwayat lain
dijelaskan oleh HujjatulIslam Al Imam Nawawi dalam kitabnya :
“Syarah Nawawi ala Shahih Muslim” bahwa Rasul saw membaca suatu
ayat dan menangis dan mengulang ulangnya dan terus membacanya saat
rukuk dan sujud, maka pelarangan itu adalah himbauan agar
sebaiknya membaca Alqur^an pada saat berdiri saja, dan sebaiknya
tak membacanya saat rukuk dan sujud, namun hal itu tidak menjadi
dosa jika dilakukan dan shalatnya tetap sah, mengenai hukum hadits
tsb saya belum menemukan kejelasannya.
3. hadits ketiga, bahwa hal itu tidak mutlak, karena dalam riwayat
shahih Bukhari bahwa umumnya sujudnya Rasul saw itu sepanjang
orang membaca 50 ayat, yaitu kurang lebih 15 menit, dan ada
riwayat shahih Bukhari pula bahwa Rasul saw shalat sunnah cepat
sekali, dan ada riwayat shahih Bukhari pula bahwa beliau sujud
lebih panjang lagi, mengenai hadits tsb saya belum menemukannya
apakah shahih atau dhoif, namun Imam Madzhab kita yaitu Imam
Syafii memakai bacaan sujud yg 3X.
4. dalam Madzhab syafii membaca bacaan sujud bukan rukun shalat,
jika tak dibaca shalatnya tetap sah namun makruh hukumnya, dan
sunnah muakkadah dibaca 1X, dan sebaiknya dibaca 3X
saudaraku, sujud yg paling sempurna adalah sujudnya tubuh yg
disertai sujudnya hati, sujudlah kepada Allah swt dengan hati dan
jiwa, hingga ketika kita berangkat dari sujud, usahakan hati kita
tetap bersujud pada Allah hingga menghadap Allah swt kelak hati
kita tetap dalam keadaan sujud,
sabda Rasulullah saw : “Allah mengharamkan api neraka untuk
membakar anggota sujud keturunan adam as” (Shahih Bukhari)
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,
Wallahu a^lam
Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah
Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=16129