Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Limpahan kebahagiaan dan rahmat Nya swt semoga selalu tercurah pada anda dan keluarga,
saudaraku Muhammad Syafii yg kumuliakan,
mengenai ucapan seperti itu tentunya muncul dari ketidak fahaman mereka akan syariah, mereka menganggap hal yg mengganggu ketenangan mereka adalah dosa dan bid'ah, ,mereka lupa televisi dirumahnya pun bid'ah, siang dan malamnya dipenuhi hal hal yg bid'ah, namun mereka tak menghiraukannya, dan saat mereka terusik ketenangannya maka mereka mencari alasan untuk mengkontra hal itu dengan alasan bid'ah.
sedangkan Rasul saw memperbolehkan suara riuh bila hal itu merupakan farah atau luapan kegembiraan muslimin, seperti pernikahan, hari Ied, atau munasabah acara lainnya, hal ini telah diriwayatkan dalam shahihain Bukhari dan Muslim dan seluruh ulama ahlussunnah waljamaah mengakuinya.
hanya mereka yg tak mengerti hukum saja yg mengingkarinya dengan mencari cari alasan yg bukan pd tempatnya, saran saya tetangga yg seperti itu disantuni dg hadiah dan kiriman kue atau buah atau kelembutan lainnya maka ia akan berubah.
nah. saudaraku Muhammad syafii, semoga dalam kebahagiaan selalu,
salam takdhim untuk ayahanda Bpk Hj Asro dirumah,
wassalam