aneh2x sejauh mana aurot? – 2008/06/28 02:18 Assalamualaikum, saya mau
bertanya, ada seorang perempuan bernadhar apabila ia mencapai
hajatnya maka ia akan memakai jilbab (krn seblmnya tidak
berjilbab) dan berhasil, akhirnya ia memakai jilbab tapi orang
tuanya menentang bahkan ia sudah diam-diaman dengan mereka selama
2 bulan, bagaimana sikap sang perempuan? apakah ia harus
melepaskan jilbabnya agar bisa kembali akur dg ortunya? apakah
dengan demikian ia telah memenuhi nadharnya?
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
adminIII Re:sejauh mana aurot? – 2008/06/28 02:36 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh
Saudaraku yang kumuliakan, berikut kutipan jawaban Habibana yang
sudah ada di forum :
Saudaraku yg kumuliakan,
sebagaimana sabda Nabi saw : “Hutang Allah lebih berhak
didahulukan daripada hutang pada makhluk” (Shahih Bukhari).
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=9&id=6705&lang=id#6705
pakaian wanita adalah menutup auratnya yaitu menutup seluruh
tubuhnya hingga tak terlihat membentuk bagian tubuhnya, maka boleh
saja dengan celana panjang, bahkan mungkin itu lebih baik jika
dalam beberapa keadaan, sebagaimana anda sampaikan,
mengenai kaki, merupakan aurat pula karena seluruh tubuh wanita
adalah aurat, namun dalam madzhab kita madzhab syafii ada
keringanan bagi wanita yg mempunyai kesibukan atau bekerja, boleh
membuka wajah dan kedua telapak tangannya.
dan mengenai hal ini tentunya kembali pada batas kemampuan kita,
karena masalah jilbab tertutup keseluruhan memang masih asing di
negara kita, maka wajar saja kalau masih banyak wanita muslimah yg
belum mampu, maka setiap orang tak dipaksa Allah melebihi
kemampuannya, ia berusahalah semampunya.
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=9&id=14759&lang=id#14759
Wassalam,
AdminIII
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
saskia Re:sejauh mana aurot? – 2008/06/28 04:26 Ass, saya syifa seorng
muslimah yang masih banyak belum tau sejauh apa sih cara menutupi
aurat,yang disini dan dari topik yang di bicarakan saya mempunyai
1 pertanyaan, apa sih hukum memakai celana yang memperlihat kan
bntuk kaki nya(celana pnjan ketat) karna seperti yang kita tau
banyak sekali remaja zaman sekarang seperti se umuran saya
memakainya,,??????????
wasallam,,..
SYIFA
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
adminIII Re:sejauh mana aurot? – 2008/06/28 09:43 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh
Saudaraku yang kumuliakan, berikut kutipan jawaban Habibana yang
sudah ada di forum :
saudaraku,
setiap muslim dan muslimah mempunyai derajat iman yg berbeda beda,
semakin rendah imannya maka semakin jauh ia dari mematuhi syariah,
namun bisa saja seseorang mempunyai keimanan yg tinggi namun ia
terjebak dg ujian berat pula hingga sulit baginya untuk
mengamalkan hukum syariah.
dan seorang wanita muslimah tidak sepantasnya menggunakan jilbab
dg celana ketat, namun tentunya ini adalah batas keimanannya, dan
memang perlu ditingkatkan,
maka kita tidak bisa menghukumi wanita itu jahat misalnya, karena
memang itulah kadar keimanannya, dan ia masih mempunyai iman untuk
memakai jilbab dan menjaga rambutnya untuk tidak terlihat oleh
masyarakat, untuk saudari kita yg seperti ini layaknya dihimbau dg
lembut oleh teman2nya untuk diajak ke majelis2 taklim atau
pergaulan muslimah yg telah berjilbab rapi, niscaya ia akan
terbawa untuk tdk lagi menggunakan pakaian ketat dan jilbab
ringkas atau paling tidak ia merasa bahwa perbuatannya itu masih
perlu diperbaiki lebih lagi.
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=8&id=2326&lang=id#2326
Wassalam,
AdminIII
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
munzir Re:sejauh mana aurot? – 2008/06/28 13:50 alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,
Ketenangan dan kesejukan hati semoga selalu menerangi hari hari
anda
saudaraku yg kumuliakan,
kita berusaha untuk tidak menentang orang tua, tentunya ayah bunda
kita tidak bermaksud jahat selama mereka muslim, namun karena
awamnya mereka terhadap hukum, maka tidak selayaknya kita
berbohong dan menentang orang tua, tapi berlemah lembutlah dan
teruslah berjuang sambil berdoa, Allah akan melembutkan hati ayah
bunda yg juga dalam Genggaman Nya swt
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,
Wallahu a^lam
Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah
Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=15829