|
munzir
|
Re:haram untuk shalat – 2007/02/15 00:12Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Limpahan kebahagiaan semoga selalu menerangi hari hari anda,
saudaraku, ikhtilaf para Imam, ada yg mengatakan bahwa shalat Isyraq adalah shalat dhuha, dengan landasan beberapa hadits, namun ada pendapat lain bahwa shalat Isyraq adalah saat waktu Isyraq dan bukan shalat Dhuha.
saran saya anda lakukanlah keduanya, yaitu shalat Isyraq di waktu Isyraq (110 menit / 1 jam 50 menit) setelah adzan subuh kira kira 06.30 wib pagi bila hari hari sekarang ini, shalat isyraq sebanyak 4 rakaat,
lalu anda shalat dhuha lagi yg waktu terbaiknya adalah pertengahan antara adzan subuh dan adzan dhuhur. waktu dhuha berlanjut hingga waktu zawal (zawal beberapa menit sblm dhuhur).
perlu diketahui bahwa shalat dhuha dan shalat sunnah lainnya bisa dilakukan diatas mobil, tak perlu menghadap kiblat, sebagaimana diriwayatkan dalam shahih Bukhari bahwa Rasul saw sering melakukan shalat sunnah diatas tunggangannya dalam perjalanan, dan bila bila hendak melakukan shalat fardhu barulah beliau turun dari tunggangannya dan menghadap kiblat.
sayapun sering melakukan shalat ba'diyah, qabliyah, isyraq, dhuha, witir, bahkan tahajjud dimobil, mengingat kesibukan yg demikian padat, menunda dua menit saja bisa memotong perjalanan beberapa kilometer, maka bila saya sudah ditunggu di majelis berikutnya dan waktu sudah sangat sempit apalagi sudah terlambat maka saya shalat sunnah di mobil, bahkan meng qadha shalat sunnah yg lalu lalu,
sembari macet di jalanan, orang saling mencaci dan klakson tak henti2 berbunyi, kita asyik dg dzikir, tasbih, ruku, sujud dalam shalat sunnah, walaupun sambil duduk.
demikian saudaraku yg kumuliakan,
wallahu a'lam
|